Uang adalah Ide

  • 0

Uang adalah Ide

Pada umumnya di masyarakat, anak dimasukkan ke sekolah agar pintar, kemudian mendapat nilai bagus, kemudian bisa masuk sekolah favorit, kemudian perguruan tinggi favorit, kemudian mendapat pekerjaan di perusahaan yang bonafit, agar memiliki uang banyak dan hidupnya menjadi bahagia. Robert Kiyosaki pernah mengatakan dalam salah satu bukunya, “Jika tujuan menyekolahkan anak adalah untuk uang, pastinya guru adalah orang kaya”. Namun fakta yang ada di lapangan justru sebaliknya, “Tidak semua guru adalah orang kaya”.

Jika salah satu tujuan sekolah adalah untuk uang, logikanya anak seharusnya belajar kepada orang – orang kaya yang mendapatkan kekayaannya dari nol. Coba saja kita membaca buku – buku biografi orang – orang kaya, baik di Indonesia maupun di dunia, seperti Chairul Tandjung, Tung Desem Waringin, Ir. Ciputra, Robert Kiyosaki, Anthony Robbins, Sir John Templeton, Paul Tudor Jones, Warren Buffet, Ray Dalio, dan masih banyak lagi. Selain buku, bisa juga kita mendapatkan ilmu tentang uang dan kekayaan, melalui seminar, workshop, atau belajar dengan bertemu langsung kepada orangnya. Semua dapat kita temukan informasinya dari radio bisnis dan inspirasi seperti smart fm (95.9), internet, dan lain sebagainya. Akan banyak ilmu yang didapatkan mengenai percaya diri, konsep diri, perjuangan, motivasi, inspirasi, berbuat baik, beramal, menghargai orang lain, tidak hanya ilmu tentang uang.

Banyak sekali orang kaya yang ada di dunia ini. Jika diperhatikan, mereka mencapai kekayaannya melalui berbagai cara:

  •  Ada yang kaya dari berdagang pakaian di pasar dengan memiliki kios lebih dari satu di tiap pasar. Jika jumlah  pasar di satu kota ada 50, bayangkan jumlah pemasukan seorang pedagang pakaian terebut.
  •  Ada yang kaya dengan menjadi perantara antara pedagang dan pembeli melalui internet seperti tokopedia,  bukalapak, lazada, travelio, dan perusahaan .com sejenisnya.
  • Ada yang kaya dengan menjadi penulis buku – buku best seller.
  • Ada yang kaya dengan menjadi penyanyi, artist, bintang film, sutradara.
  • Ada yang kaya dengan menjadi pelukis kemudian lukisannya dijual. Ada juga yang tidak bisa melukis, namun
  • menjual lukisan para pelukis terkenal.
  • Ada yang memiliki salon, minimarket, supermarket, mall, tempat bimbel, sekolah.
  • Ada yang bisnis property, saham, trading.
  • Ada yang menjadi psikolog, konsultan, trainer.
  • Ada yang menjual komputer, mesin cuci, alat listrik dan elektronik, furniture, peralatan rumah tangga.
  • Ada juga pemilik stasiun televisi dan radio.
  • Ada pemilik pabrik roti, minuman, makanan instan, semen, kertas, besi, dan masih banyak lagi contoh yang ada di dunia ini.

Mari kita analisa sumber kekayaan mereka: 

  • Penjual pakaian menciptakan pakaian untuk dijual, bisnis .com menciptakan media transaksi melalui internet.
  • Penulis menciptakan karyanya berupa buku.
  • Penyanyi menciptakan lagu dan identitas mereka.
  • Bintang film melakukan akting untuk menghasilkan uang.
  • Sutradara menciptakan film.
  • Pelukis membuat lukisan.
  • Pemilik salon menciptakan tempat untuk memperindah penampilan seseorang.
  • Pemilik supermarket atau mall menciptakan bangunan yang bsejuk dan nyaman untuk tempat orang bertransaksi.
  • Pemilik bimbel dan sekolah menciptakan anak untuk belajar dan menikmati keindahan ilmu dari para ahli ilmu yang memiliki sepesialisasinya masing – masing.
  • Pebisnis property yang pandai memilih kesempatan untuk melakukan jual – beli rumah.
  • Pelaku trading yang menghasilkan uang dengan transaksi jual – beli dalam waktu singkat, bahkan hingga per detik secara online.
  • Psikolog, konsultan, trainer yang membuat kualitas hidup manusia menjadi lebih baik.
  • Orang – orang yang menciptakan alat – alat elektronik maupun peralatan tumah tangga.
  • Pembuat tayangan televisi maupun program radio.
  • Pemilik pabrik yang menciptakan pabrik untuk mempercepat dan memperbanyak prosuksi barang, dan lainnya.

Dari penjelasan rinci di atas, selalu ada proses menciptakan. Mereka menciptakan sesuatu, atau jika buka pencipta, ada yang melakukan sesuatu untuk mendapatkan uang. Bagi yang melakukan sesuatu, pasti hal yang dilakukan adalah sesuatu yang telah ada dalam pikiran terlebih dahulu, dimana pikiran itu muncul dari ide. Maka jelaslah sudah bahwa uang bukan menelurkan uang kembali, namun uang itu datang dari sesuatu yang diciptakan seseorang yang mendatangkan uang.

Kini kita telah mengetahui bahwa uang muncul dari ide – ide yang dapat menghasilkan uang. Artinya jika salah satu orientasi penting kita dalam hidup adalah menghasilkan uang, maka sudah seharusnya kita menghargai sebuah ide. Jika kita menginginkan anak – anak kita kelak dapat mandiri secara finansial bahkan menjadi orang yang banyak uang, maka sejak kecil, anak perlu terus diizinkan untuk mengeluarkan, membahas, dan mengembangkan ide – idenya. Melatih anak untuk menciptakan ide – ide baru adalah syarat awal jika kita menginginkan anak – anak menjadi orang – orang kaya di masa depannya nanti. Bagi orang dewasa pada umumnya ada 7 keajaiban dunia, namun bagi anak ada 7 juta keajaiban dunia.

 

©Copyright FunkyParenting

Please follow and like us:

  • 0

Era Penciptaan

Mari membahas sedikit tentang sejarah peradaban dunia. Dimulai dari zaman purba kemudian zaman yunani kuno – era industri – era informasi – dan kini era penciptaan. Kita mulai memasuki era penciptaan. Dengan mudahnya semua orang mendapat akses informasi, maka siapapun dapat mengetahui segala sesuatu hanya dengan satu klik saja pada mouse komputer. Orang dengan mudahnya mengetahui bagaimana wujud padang pasir, sungai amazon, kutub utara, sampai cara memasak dan merakit komputer dengan internet. Dengan kemajuan teknologi yang pesat ini, orang dengan mudahnya melakukan apapun. Itulah awal mula memasuki era penciptaan, dimana nanti semua orang menciptakan sesuatu yang diinginkan adalah hal biasa. “Jika Anda membayangkannya, maka Anda dapat melakukannya – apapun itu” (Dua gadis kembar dari Carolina Utara yang memulai perusahaan robotika).

Mari kita simak jejak – jejak yang menandai awal dari era penciptaan ini. Ada seorang remaja yang merevolusi dunia ortotik prostetik (ilmu yang mempelajari tentang pelayanan pengukuran, pembuatan, pengepasan alat bantu dan alat ganti anggota gerak tubuh manusia yang hilang atau disabilitas) dari kamar tidurnya. Ia adalah Easton LaChappelle. Ia tinggal di sebuah kota kecil di barat daya Colorado, dimana tidak ada perpustakaan besar maupun Universitas terdekat. Ia tidak pernah belajar teknik ke Universitas, namun hanya belajar berbekal internet, menjelajahi situs – situs seperti instructables dan hack it untuk belajar tentang elektronik, pemrograman, dan mekanik. Pada usia 14 tahun, ia telah membuat tangan robot versinya sendiri. Kemudian pada usia 16 tahun, Ia berhasil membuat tangan mekanik (tangan palsu) yang pada saat itu harga di pasaran sekitar 80.000 dolar menjadi hanya 250 dolar. Singkat cerita kemudian Ia menjalankan program robotika untuk NASA ketika berusia 17 tahun (Anthony Robbins dalam buku “Money Master The Game”).

Ada seorang polisi di Amerika bernama Matt Uram berusia 40 tahun yang mengalami luka bakar yang memenuhi lengan kanannya dan sisi kanan kepala dan wajahnya. Kasus tubuh yang terrbakar biasanya akan berada di unit luka bakar selama beberapa minggu atau bulan, melalui proses menyakitkan yang sama dua kali sehari. Namun tim spesialis menerapkan teknik baru, yakni dengan pistol semprot yang secara lembut memperbaiki luka bakarnya dengan larutan sel induk Matt sendiri. Tiga hari kemudian, lengan dan wajahnya benar – benar sembuh. Contoh lainnya bisa dilihat di youtube dengan key word “Skin Spray”. Nyaris tidak ada bekas luka yang terlihat.

Sekarang bahkan ada “bio-pen” yang memungkinkan ahli bedah untuk mengambil sel – sel sehat pada lapisan tulang dan tulang rawan untuk berkembang biak dan tumbuh menjadi saraf, otot, dan tulang untuk penyembuhan bagian yang rusak.
Kini ada Pencetakan 3-Dimensi (3-D Printing). Printer biasanya mencetak kertas, namun ini mencetak benda sungguhan. Printer tersebut menggunakan 200 bahan cair atau bubuk yang berbeda, termasuk plastik, kaca, keramik, titanium, nilon, cokelat, dan bahkan sel hidup. Sejauh ini printere 3-D telah digunakan untuk membuat sepatu lari, gelang emas, bagian pesawat, peralatan makan, bikini, gitar, panel surya, trakea (saluran kerongkongan menuju paru – paru), telinga, dan gigi manusia.

Kemudian mobil yang bisa menyetir sendiri mungkin sudah tidak asing terdengar, komputer yang bisa mengalahkan Master catur dunia, sistem optik pengenal huruf untuk membuat mesin baca untuk orang buta, mobil yang menggunakan air dan bukan lagi bensin, teknologi desalinisasi baru yang mengubah air laut menjadi air keran dari Australia hingga Arab Saudi, perusahaan Israel yang bernama Air Gen yang membuat mesin untuk mengekstraks air bersih dari udara, bahkan mengakses kursus gratis di bidang ekonomi dari Yale dan matematika dari MIT secara online dalam hitungan detik, dan masih banyak lagi keajaiban penemuan pada nanoteknologi, robotika, dan regenerasi jaringan (Ray Kurzweil, Penemu dan Futuris). Kita hidup di alam semesta yang berbeda sekarang dan baru berada di awalnya saja (Anthony Robbins). “Masa depan akan menjadi jauh lebih baik daripada yang Kita pikirkan” (Peter Diamandis, pendiri X Prize Foundation).

Terdapat terobosan yang terjadi hari ini dan pada bulan – bulan serta tahun – tahun mendatang yang akan merevolusi kualitas hidup Anda dan kehidupan orang lain di bumi. Seperti menguraikan (decode) genom manusia, merancang sestem pengenalan digital pertama, hingga mengembangkan angkutan ruang angkasa komersial yang menerbangkan manusia bolak – balik ke stasiun antariksa internasional.

Beberapa orang membayangkan masa depan dan melihat robot pembunuh gaya Terminator dan Frankenfoods yang diubah secara genetik. Lainnya mengharapkan mobil terbang seperti yang telah dilihat di The Jetson; atau pembantu android seperti di Star Wars C-3PO; atau daging dan sayuran yang dapat tumbuh dari sel tunggal dengan menggunakan kloning in-vitro jaringan otot untuk memberi makan dunia yang kelaparan. Kemudian perangkat medis seukuran sel darah yang dapat melakukan perjalanan melalui tubuh untuk menyembuhkan penyakit parkinson dan demensia. Lalu tidak ada insektisida, dan tidak ada lagi polusi nitrogen. Belum satupun dari skenario ekstrem tersebut yang telah menjadi kenyataan, namun sedang menuju perjalanan menjadi nyata (Ray Kurzweil).

Rata – rata orang hari ini sudah memiliki pilihan yang bahkan tidak pernah diimpikan Firaun terkaya di Mesir. Menurut Ray Kurzweil, semua kebutuhan energi dunia dapat dipenuhi dengan 1/10.000 dari sinar matahari yang jatuh ke bumi setiap hari. Tantangannya adalah bagaimana menangkap dan menyimpan kekuatan tersebut dengan biaya yang kompetitif. Apa yang kita butuhkan adalah lebih banyak orang yang memiliki spesialisasi dalam bidang – bidang yang mustahil (Teodore Roethke).

Setiap orang bisa menjadi pencipta (Easton LaChappelle). Kita sudah mulai masuk di awal Era Penciptaan. Kita perlu menyesuaikan diri dengan Era di waktu manapun kita hidup. Begitupun dalam mempersiapkan anak – anak kita di masa depannya nanti, dimana mereka akan sepenuhnya hidup dalam Era Penciptaan. Pola pengasuhan pun harus kita sesuaikan dengan pola pengasuhan untuk Era Penciptaan. Kita dapat memulai dengan mendidik anak dengan mengizinkannya berkembang melalui hal – hal yang disenangi anak, menginspirasinya, dan membuatnya penasaran juga semangat, lalu ingin mencoba hal – hal baru dan terciptalah kejutan – kejutan yang mungkin belum pernah kita bayangkan. Marilah kita sambut Era baru dalam peradaban umat manusia ini dengan melahirkan generasi – generasi pencipta hal – hal baru dan pencipta solusi untuk kesejahteraan kehidupan umat manusia.

 

©Copyright FunkyParenting

Please follow and like us:

Parenting Quotes