FunkyParenting

FunkyParenting

Written by: adorableparenting2017

Tahu dan Bisa

Mengetahui cara melakukan sesuatu, belum tentu bisa melakukannya, namun bisa melakukan sesuatu, pasti mengetahui caranya. Misalnya, seseorang yang mengetahui caranya berenang, belum tentu bisa berenang, namun orang yang bisa berenang pasti mengetahui caranya berenang. Dalam dunia pendidikan wirausaha, begitulah yang dikatakan oleh salah seorang tokoh wirasusaha di Indonesia, yaitu Bob Sadino. Dia menjelaskan dalam rumusan kuadrannya, yang disebut Roda Bob Sadino (RBS). Dalam RBS, dijelaskan bahwa setelah seseorang mengetahui teori, haruslah masuk ke tahap praktek

Memilih Sekolah

Dalam memilihkan sekolah untuk anak, ada proses yang pada umumnya dilakukan dan ada proses yang sebaiknya dijalani. Pada umumnya ketika anak telah memasuki usia tertentu, yang dikatakan usia sekolah, misalnya 6 tahun untuk masuk SD, anak langsung dicarikan sekolah dan akhirnya masuk sekolah. Pada umumnya jika orangtua melakukan proses ini, yang anak ketahui adalah belajar di sekolah, mendapat nlai bagus, dan menjadi juara kelas. Namun jarang sekali muncul potensi unggul anak, yakni anak yang sudah

Memahami Anak

Untuk semakin memahami anak, kita masuk dalam teori Dr. Gary Chapman tentang lima bahasa cinta anak. Kata-kata (Word of Affirmation). Memberikan kata-kata yang membuat anak bahagia. Seorang anak merasa disayang jika mendapatkan pujian dan kata-kata yang memberi semangat. Sentuhan (Physical Touch). Seorang anak merasa disayang jika mendapatkan sentuhan dengan penuh kasih, sesering mungkin dan pada saat tertentu. Hadiah (Receiving Gifts). Memberikan hadiah untuk apresiasi kepada anak. Bagi yang bahasa kasihnya hadiah, kejutan-kejutan kecil akan sangat

Menghadapi Karakter Anak Bagian 2

Kita sering kali mencoba memaksakan suatu kepribadian tertentu kepada anak anak. Padahal kita justru harus belajar menyesuaikan diri dengan kepribadian anak yang berbeda-beda dan mendorong mereka untuk menempuh jalan mereka masing-masing (Elizabeth Wagele). Ayah dan Bunda akan kesulitan jika memandang hanya ada satu cara mengasuh yang benar. Kemudian dalam belajar, menurut Neuro Linguistic Programmin (NLP), ada tiga gaya belajar anak, yaitu visual, auditori, dan kinestetik.   Visual Gaya Belajar Visual (Visual Learners) menitikberatkan pada ketajaman penglihatan. Artinya,

Menghadapi Karakter Anak Bagian 1

Anak – anak memiliki beragam sifat, kebiasaan, ciri khas, kemampuan, ketertarikan, dan lainnya. Seringkali orangtua bingung mengapa anaknya bergerak terus atau tidak bisa diam, seperti tidak ada lelahnya. Ada juga orangtua yang megeluh bahwa anaknya yang cerewet, selalu bicara, berisik, membuat kepala Ayah Bundanya pusing. Ada lagi anak yang pendiam, sedikit bicara namun jika sekali berbicara mengatakan ide – ide yang luar biasa, banyak berpikir, sensitif, dan mudah menangis. Masih banyak lagi anak – anak

Perubahan Cara Pandang Terhadap Anak

  Sebelum Tahun 80-an  Setelah Tahun 80-an Setiap anak dilahirkan ada yang normal dan tidak (adhd, disleksia, dll) Setiap anak dilahirkan berbeda dan memerlukan perlakuan dan cara yang berbeda Anak ada yang terlahir cerdas dan tidak cerdas Setiap anak cerdas pada bidangnya Cerdas adalah bisa membaca, menulis, berhitung Kecerdasan itu tidak terbatas. Hal itu hanyalah kecerdasan berbahasa dan berlogika Kecerdasan dapat diukur melalui tes IQ Kecerdasan itu lentur, tidak dapat diukur Kegagalan belajar anak disebabkan

Sex Education

Kali ini adalah pembahasan mengenai cara mengajarkan anak tentang seks. Sesungguhnya seks adalah hal yang alamiah bagi makhluk hidup, yang diberikan Tuhan sebagai sarana untuk berkembang biak dan meneruskan generasi. Pada umumnya anak – anak usia 2 – 8 tahun tidak mengerti tentang seks. Bagi mereka seks seperti bermain. Mereka belum memahami konsep seks, namun tidak begitu bagi orang dewasa. Saat terjadi kasus pelecehan seksual pada anak yang marak diberitakan media, yang dilakukan oleh predator

Menterapi Diri Sendiri

Konsep ini sebenarnya mudah, namun perlu dilakukan dan dilatih terus menerus. Pengetahuan yang diikuti dengan praktik pengulangan atau tindakan yang berulang – ulang, akan menghasilkan keajaiban (Tung Desem Waringin). Sesungguhnya perbedaan orang normal dengan orang depresi hanyalah perbedaan pengambilan keputusan (Anthony Robbins). Setelah periode sedih atau momen menyakitkan, orang normal segera mencari cara untuk kembali menjalankan kehidupan seperti biasanya. Mereka juga langsung berusaha agar menjadi bahagia. Namun orang depresi, setelah periode sedih, selalu mencari alasan

Mewariskan Negeri Indonesia

Betapa kaya negeri Indonesia dengan sumber daya alamnya, keindahan alamnya, keanekaragaman budayanya. Mari kita renungkan kembali keindahan objek wisata Raja Ampat, Candi Borobudur, Malioboro, Bali, Danau Toba, Pantai Pangandaran, Tangkuban Perahu, Kepulauan Seribu, dan masih banyak lagi. Negeri Indonesia ini sesungguhnya negara kaya, bahkan amat sangat kaya. Namun Indonesia masih dalam golongan negara berkembang, bahkan rakyat yang tergolong tidak mampu secara ekonomi atau rakyat miskin pun masih banyak. Secara logika, Tidak mungkin ada negara miskin dengan

Cinta Tanpa Syarat

Cinta tanpa syarat yakni mencintai karena cinta itu sendiri. Mencintai sesuatu karena cintanya terhadap sesuatu itu. Misal seseorang yang cinta terhadap komputer, sehingga selalu bersama komputer seharian. Seseorang yang cinta bermain gitar, yang bermain gitar sepanjang waktu. Orang yang cinta terhadap melukis, belajar, membaca, berhias, bermain sepak bola, berenang, fitnes, dll. Atau mencintai orang karena orangnya, bukan karena hal – hal yang melekat pada orang tersebut. Misal karena orang tersebut kaya, keturunan keluarga terkenal, darah

Top