Memahami Perilaku Anak

  • 0

Memahami Perilaku Anak

Saya mengutip dari buku Ayah Edy yakni “100 Permasalahan Orangtua dan Anak ABG”, sebuah renungan untuk memahami perilaku anak. Ada seorang bapak yang mengeluh mengenai kondisi anaknya yang berusia dua tahun sebagai berikut:

– Keras
– Tidak mau kalah
– Suka memaksa
– Suka mengatur, orangtuanya pun sering diatur
– Tidak sabaran
– Ingin disegerakan
– Suka memukul
– Teriakannya keras luar biasa
– Tidak pernah bisa duduk diam
– Selalu melompat ke sana kemari

Sebenarnya, ada apa dengan anak tersebut? Apakah ini merupakan gangguan kepribadian atau justru ini adalah deskripsi masa depannya?
Mari kita pahami, jangan-jangan fakta di balik ini semua adalah sebagai berikut:

“Papa, aku ini seorang yang berpendirian teguh, aku adalah seorang pengambil keputusan terhadap masalah-masalah sulit, aku adalah tipe pemimpin, dan kelak aku memiliki anak buah yang banyak kuatur. Kemauanku keras dan aku cenderung memaksa dan kelak hampir semua rencana yang aku buat membuahkan hasil yang gemilang. Aku tidak suka diancam, jika aku menganggap langkahku tepat maka aku tidak takut menghadapi siapa pun. Aku memang lincah dan banyak bergerak, kelak aku akan sanggup menangani berbagai macam masalah dengan lincah dan sigap dalam waktu yang singkat. Papa…. Tolong janganlah suka memaksa aku. Cobalah ajak aku berdialog atau berunding, tetapi jangan pernah kau bohongi aku karena aku suka orang yag konsisten dan menepati janji. Jika tidak, aku akan tagih janjimu sampai kapanpun. Aku akan menuruti segala permintaanmu asalkan alasannya masuk akal karena aku memang memiliki kekuatan logika dan tidak mudah ditipu. Aku ingin segera dan tidak suka ditunda-tunda karena kelak aku akan menuntaskan semua pekerjaan dengan segera, lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.”

Kalau dianlisa dan dipahami lebih dalam, jika diterjemahkan, bisa menjadi seperti ini:

– Keras (berpendirian teguh, konsisten, menepati janji)
– Tidak mau kalah (pengambil keputusan, memiliki kekuatan logika, tidak mudah ditipu)
– Suka memaksa (pengambil keputusan, tidak suka menunda)
– Suka mengatur, orangtuanya pun sering diatur (memiliki anak buah)
– Tidak sabaran (memiliki anak buah)
– Ingin disegerakan (perencana yang gemilang)
– Suka memukul (tidak takut menghadapi siapapun)
– Teriakannya keras luar biasa (tidak takut menghadapi siapapun)
– Tidak pernah bisa duduk diam (lincah, sigap)
– Selalu melompat ke sana kemari (dapat menangani berbagai masalah dalam waktu yang singkat)

Betapa besarnya potensi anak tersebut, jika orangtuanya bisa mengarahkan potensinya dengan pendidikan atau cara yang baik dan menyenangkan. Marilah kita memahami perilaku anak kita dengan lebih sabar, lebih menganalisa, dan optimis. Karena bisa jadi anak – anak yang sedang berada dipangkuan kita saat ini adalah orang – orang hebat di masa depan. Betapa indahnya jika orang – orang hebat itu mengatakan bahwa kenangan terindah yang dimilikinya dalam hidup adalah saat bersama orangtuanya.

 

©Copyright FunkyParenting

Please follow and like us:

Leave a Reply

Parenting Quotes