Sex Education

  • 0

Sex Education

Category : UPDATES

Kali ini adalah pembahasan mengenai cara mengajarkan anak tentang seks. Sesungguhnya seks adalah hal yang alamiah bagi makhluk hidup, yang diberikan Tuhan sebagai sarana untuk berkembang biak dan meneruskan generasi.

Pada umumnya anak – anak usia 2 – 8 tahun tidak mengerti tentang seks. Bagi mereka seks seperti bermain. Mereka belum memahami konsep seks, namun tidak begitu bagi orang dewasa. Saat terjadi kasus pelecehan seksual pada anak yang marak diberitakan media, yang dilakukan oleh predator anak, mungkin anak menganggapnya seperti bermain, namun sang predator sebagai orang yang telah mengerti, menganggapnya lebih dari bermain. Maka sangat perlu sekali kita membekali anak dengan sex education ini. Hal ini harus segera dilakukan, apalagi mengingat pada kasus – kasus yang terjadi di media, dimana tidak melapornya anak meskipun telah berkali – kali terjadi pada dirinya.

Elly risman, seorang Psikolog menjelaskan bahwa dalam membekali anak kecil mengenai seks, ajarkan kepadanya tiga macam sentuhan, yakni:

– Sentuhan baik (dari bahu ke atas, dari lutut ke bawah)
– Sentuhan bingung (dari bawah bahu ke atas lutut)
– Sentuhan buruk (yang ditutup pakaian renang)

Maka jika anak mengalami sentuhan bingung atau buruk, ajarkan untuk langsung teriak “Tidak” atau “Tidak boleh”.

Kemudian jika anak sudah mulai bisa memahami konsep dalam menjelaskan sesuatu (biasanya di atas 8 tahun), maka tahapan selanjutnya adalah jelaskan pemahaman yang lebih dalam. Secara berurutan, penjelasan sex education menurut Dr. Ratna Mardiati (psikiater), yakni:

– Jelaskan tentang fungsi anatomi dan faali tubuh
– Penyakit menular seksual
– Cara mencegah dan mengobati

Pada dasarnya, sex education mengajarkan cara hidup sehat dengan perangkat reproduksi yang dimiliki. Sementara pornografi adalah gambaran tidak sehat, seperti  sadomasochism, kekerasan seksual, pelecehan, incest, group sex, voyeurism, exhibitionism, bestiality (Ratna Mardiati).

Pada prinsipnya, penjelasan mengenai seks adalah dengan menjelaskan berdasarkan sudut pandang ilmu kedokteran mengenai seks, bukan dengan hal – hal erotis tentang seks. Materi tentang seks menjadi cabul pada orang yang kendali dirinya sangat didominasi oleh aktivitas seksual.

Kemudian kapan waktu yang tepat untuk mengajarkan sex education kepada anak? Yakni pada saat anak bertanya mengenai alat kelamin atau organ seksual atau aktivitas seksual atau fenomena sosial mengenai seks, dan apapun yang berhubungan dengan seksualitas.

Please follow and like us:

Parenting Quotes